Definisi Dan Penyebaran Kopi Di Dunia

Sunday, September 24th 2017.

Definisi Dan Penyebaran Kopi Di Dunia

Kopi Herbal
Definisi Kopi / Coffee
Kopi / Coffee Adalah
Sejenis minuman yang berasal dari pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.

Sejarah Kopi / Coffee
Sejarahnya mencatat bahwa penemuan biji kopi sebagai minuman yang sangat berkhasiat dan berenergi.
Kopi pertama kali di temukan oleh orang dari bangsa etiopia di benua afrika sekitar 3000 tahun yang lalu, Atau 1000 tahun sebelum masehi.
Kopi kemudian terus berkembang hingga sekarang ini telah menjadi slah satu minuman yang paling populer di dunia.
Negara indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi pertahunya dan kemudian di eksport ke seluruh dunia.
Di samping rasa dan aromanya yang sangat menarik, Khasiat kopi juga dapat menurunkan resiko terkena penyakit Kanker, Diabetes, Batu Empedu, Dan Berbagai Penyakit Jantung.

Biji Kopi Herbal

Kata kopi sendiri berasal dari bahasa arab adalah qahwah yang artinya kekuatan, Karena pada awal di temukan kopi di gunakan sebagai makan berenergi tinggi.
Kata qahwah kemudian di ganti kahveh yang berasal dari bahasa turki dan kemudian di ubah lagi menjadi coffee.
Dalam bahasa belanda penggunaan kata coffee langsung di artikan ke dalam bahasa indonesia menjadi kata kopi yang hingga saat ini di kenal dengan nama kopi.

sejarah kopi

Penemuan biji kopi sekitar tahun 800 sebelum masehi Ada pendapat lain mengatakan tahun 850 masehi.
Pada saat itu, Banyak orang di benua afrika terutama dari bangsa etiopiayang mengkonsumsi biji kopi yang di campurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan energi tubuh.
Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja, Ketika penggembala yang bernama khalid seorang dari abyssinia telah mengamati kawanan kambing yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam ia memakan sejenis buah berry, Ia pun mencoba memasak dan memakanya.
Kebiasaan ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di afrika, Namun metode penyajiannya masih menggunakan konvensional, Barulah bebrapa ratus tahun kemudian biji kopi ini di bawa melewati laut merah dan tiba di negara arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Sejarah Penyebaran Kopi Di Arab
Bangsa Arab yang memiliki peradaban jauh lebih maju daripada bangsa afrika pada saat itu.
Tidak hanya memasak biji kopi tetapi juga direbus untuk di ambil sarinya pada abad ke-13, Umat islam banyak mengkonsumsi kopi ini agar ibadah tetap terjaga.

Kepopuleran kopi pun turut meningkat seiring dengan penyebaran agama islam paa saat itu hingga mencapai daerah afrika utara, Mediterania, Dan Negara India.
Pada masa itu, Belum ada budidaya tanaman kopi diluar daerah arab, Karena bangsa arab selalu mengekspor biji kopi yang infertil (tida subur) dengan cara memasak dan mengeringkanya (coffee bean) terlebih dahulu.
Hal ini menyebabkan budidaya tanaman kopi tidak memungkinkan, Barulah pada tahun 1600-an seorang peziarah dari negara india bernama Baba Budan berhasil membawa biji kopi infertil keluar dari kota mekah dan menumbuhkanya di berbagai daerah diluar negara arab, Dan hingga saat ini tumbuhan kopi telah menyebar di seluruh pelosok dunia.

Sejarah Penyebaran Kopi Di Eropa
Venesia Adalah kota perdagangan kopi di era awal masuknya kopi di benua eropa.
Biji kopi di bawa masuk pertama kali ke eropa secara resmi pada tahun 1615 oleh seorang saudagar dari venesia, Ia mendaatkan pasokan biji kopi dari orang turki.
Namun jumlah saat itu tidak mencukupi kebutuhan pasar yang permintaanya sangat tinggi.
Oleh karena itu, Bangsa di eropa mulai membudidayakan tanaman kopi.
Bangsa belanda adalah salah satu negara eropa pertama yang berhasil membudidayakan pada tahun 1616.

Kemudian pada tahun 1690, Biji kopi di bawa ke pulau jawa untuk di kultivasi secara besar besaran.
Pada saat itu, Indonesia masih merupakan negara jajahan belanda.
Pada sekitar tahun 1714, Raja Perancins Louis XIV Menerima sumbangan pohon kopi dari bangsa belanda sebagai pelengkap koleksinya di kebun Botani Royal Paris, Jardin Des Plantes.
Pada saat yang sama, Seorang angkatan laut bernama Gabriel Mathieu di Clieu ingin membawa sebagian dari pohon tersebut untuk di bawa ke Martinique.
Akan tetapi hal tersebut di tolak oleh Louis XIV an sebagai balasanya ia memimpin sejumlah pasukan untuk menyelinap masuk ke dalam Jardin Des Plantes untuk mencuri tanaman kopi.
Keberhasilan Gabriel Mathieu di Clieu membawa tanaman kopi ke Martinique merupakan suatu pencapaian yang sangat besar, Hal tersebut dikarenakan budidaya tanaman kopi disana cukup sangat baik.
Hanya dalam waktu 50 tahun, Telah terdapat kurang lebih 18jt pohon kopi dengan varietas yang beragam.

Sejarah Penyebaran Kopi Di Benua Amerika
Pada tahun 1727 Pemerintahan brazil berinisiatif untuk menurunkan harga pasaran kopi di aerahnya, Karena pada saat itu kopi masih dijual dengan harga yang sangat mahal dan hanya bisa dinikmati oleh kalangan orang kaya saja.
Oleh karena itu, Pemerintah brazil mengirimkan agen khusus Letnan Kolonel Francisco De Melo Palheta untuk menyelinap ke perancis dan membawa pulang beberapa bibit kopi.

Perkebunan kopi di perancis mempunyai penjagaan yang sangat ketat sehingga hal tersebut tidak mungkin orang bisa masuk.
Lalu Letnan Kolonel Francisco De Melo Palheta mencari jalan lain dengan cara mendekati istri gubernur.
Sebagai hasil kerja kerasnya, Ia membawa pulang sebuah buket berisi banyak bunga kopi yang di berikan oleh istri gubernur sesuai jamuan makan malam.
Dari pucuk – pucuk inilah bangsa brazil membudidayakan kopi dalam skala yang sangat besar sehingga bisa di konsumsi oleh banyak orang.

Sejarah Penyebaran Kopi Di Negara Indonesia
Paa era tanam paksa atau Cultuurstelse 1830 – 1870 masa penjajahan belanda di indonesia, Pemerintah belanda membuka sebuah perkebunan komersial pada koloninya di hindia belanda khususnya di Pulau Jawa, Pulau Sumatra, Dan Sebagian Indonesia Timur.
Jenis kopi yang di kembangkan di indonesia adalah kopi jenis arabika yang di datangkan langsung dari yaman.
Pada awalnya pemerintah belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia Jakarta, Sukabumi, Bogor, Mandailing, Dan Sidikalang.
Kopi juga di taman di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi, Timor, Dan Flores.

Pada permulaan aba ke 20 perkebunan kopi di indonesia mulai terserang hama yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi.
Akhirnya pemerintah penjajahan belanda sempat memutuskan untuk mencoba menggantinya dengan jenis kopi yang lebih kuat terhadap serangan penyakit yaitu Kopi Liberika & Ekselsa.
Namun di daerah timor dan flores pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa portugis tidak di serang hama meskipun jenis kopi yang di budidayakan juga kopi arabika.

Pemerintah Belanda kemudian menanam kopi Liberika untuk menanggulangi hama tersebut, Varietas ini tidak begitu lama terpopuler dan juga sangat cepat terserang hama.
Kopi Liberika masih dapat di temui di pulau jawa, Walau jarang di tanam sebagai bahan produksi komersial, Biji kopi liberika sedikit lebih besar dari pada biji kopi arabika dan kopi robusta.
Sebenarnya Perkebunan kopi ini tidak terserang hama, Namun ada revolusi perkebunan dimana buruh perkebunan kopi menebang seluruh perkebunan kopi di Jawa pada khususnya dan di seluruh indonesia pada umumnya.
Tapi saat ini indonesia menjadi negara penghasil biji kopi terbesar No.3 Di seluruh dunia.

Dan Sekarang Indonesia Mempunyai Kopi Kesehatan Salah Satunya Adalah Kopi KRBA Herbal.
Baca Mafaat Dan Khasianta Hanya Di Kopi KRBA Herbal